Dianggap Tidak Bisa Bersinergi, Wakil Ketua DPRD Banten Minta Kadisnaker Mundur dari Jabatan

ayuamalia, 08 Nov 2019, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

Banten - Dianggap tidak mampu bersinergi dalam penguatan program, khususnya program pengetasan penggangguran, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnaker) Provinsi Banten, Alhamidi diminta mundur dari jabatannya. 

Hal ini seperti dikatakan oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten, Fahmi Hakim kepada awak media, Jumat, 08 November 2019.

Menurutnya, Kadisnaker selaku pemegang kebijakan dan pelaksana program kegiatan dianggap tidak bisa melakukan fungsi pemetaan program, khususnya program pengentasan pengangguran, dan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten dan Kota di Provinsi Banten. 

"Penguatan dan sinergitas dengan Kabupaten dan Kota mestinya sudah dilakukan oleh pihak Disnaker. Nyatanya penguatan tersebut tidak ada. Kalau tidak bisa melakukan sinergi dengan Kabupaten dan Kota lebih baik mundur saja dari jabatannya," tegas Fahmi. 

Fahmi juga mengatakan  bahwa seharunya sinergitas Provinsi bersama Kota dan Kabupaten itu harus baik bukan justru menyalahkan.

“Karena kita tahu bahwa di kabupaten Serang, Bupati sudah banyak melakukan investasi pelatihan, lalu Disnakertrans Banten mana programnya, nihil tidak ada,” ujar Fahmi.

Fahmi menegaskan jika memang Kepala Disnakertrans tidak mampu bekerja untuk masyarakat Banten lebih baik di ganti.

“Saya ingin Kepala disnakertrans Provinsi Banten di ganti, karena tidak becus bekerja,” tutupnya.

Seperti dikutip dari Media Online Dinamika Banten, Al Hamidi menyindir Bupati Serang, Hj. Ratu Tatu Chasanah yang tidak serius dalam upaya pengurangan angka pengangguran di daerahnya. 

“Pengangguran ini kan adanya di daerah. Jadi seharusnya 8 Kabupaten/kota itu yang memiliki komitmen serius,” katanya.

Kembali ke komitmen Pemkab Serang, Al Hamidi mempertanyakan langkah-langkah kongkit yang telah dilakukan Bupati Serang. 

“Karena selama tiga tahun ini, Kab. Serang terus menerus menjadi daerah tertinggi angka penganggurannya di Banten. Sementara di wilayah tersebut terdapat ribuan perusahaan dan industri-industri besar,” ungkapnya lagi. (Amel/Ams)

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu